Sabtu, 24 Desember 2011

PARAGRAF GENERALISASI, ANALOGI DAN KAUSALITAS


TUGAS BI 2 PART 3


Contoh paragraf GENERALISASI

Jenis profesi akuntansi meliputi akuntan publik, akuntan pendidik, akuntan manajemen, konsultan SIA/SIM, auditor internal, dll. Namun dari jenis tersebut akuntan publik merupkan satu-satunya profesi akuntansi yang menyediakan jasa audit yang bersifat independen, yaitu memberikan jasa untuk memeriksa, menganalisis dan kemudian memberikan pendapat atas laporan keuangan suatu perusahaan. Namun, untuk menjadi akuntan pubik seseorang harus lulus Fakultas Ekonomi atau Sekolah tinggi Ilmu Ekonomi/Akuntansi serta harus memliki gelar sebagai akuntan dan mengambil gelar profesi penerbit. Calon akuntan pubik juga dituntut memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,00 dan harus memiliki kemampuan dalam mengelola laporan keuangan dengan baik dan juga memiliki kemampuan dalam berbahasa asing khususnya bahasa inggris. Ketika syarat-syarat tersebut sudah terpenuhi, calon akuntan harus mengikuti ujian sertifikasi akuntan publik. Oleh karna itu, tidaklah mudah untuk menjadi seorang akuntan publik.


Contoh paragraf ANALOGI

Banyak orang yang salah dalam berhemat. Seperti pepatah mengatakan, ”HEMAT PANGKAL KAYA”. Berhemat adalah perbuatan mulia, tapi dalam prakteknya berhemat tidak otomotis menjadi kaya. Bahkan jika terlalu berhemat bisa menyebabkan kita menjadi kikir, karna tidak mau shadaqoh atau infak. Bahkan jika berhemat dengan cara yang salah dapat membuat hidup jadi sengsara. Jadi, cara hemat yang benar dengan menikmati rezeki yang kita miliki sesuai kebutuhan, tidak berlebihan agar tetap dapat menikmati hidup dan investasikan sebagian penghasilan anda serta jangan lupa bersadaqah karna allah akan menambah keberkahan serta rizki yang kita dapatkan. Dengan begitu kehidupan finansial akan menjadi lebih baik di bandingkan dengan sekedar berhemat.


Contoh paragraf KAUSALITAS

Kurangnya kesadaran mahasiswa akan sebuah tanggung jawab menjadikan kebanyakan dari meraka menyepelekan setiap peraturan dan kewajibannya. Seperti sering datang terlambat, sering tidak masuk kelas, tidak mendengarkan saat dosen menjelaskan, tidak belajar saat mau ujian, tidak mengerjakan tugas, menitipkan tugas individu kepada temannya, bahkan kadang ada yang hanya menitip absen. Akibatnya  ipk mereka menjadi jelek dan kuliah mereka pun menjadi berantakan.


Minggu, 18 Desember 2011

KERANGKA KARANGAN TEMPE BONGKREK


Tugas :
Buatlah kerangka karangan sesuai contoh dlm BI 2 part 2 ....

Penyelesaian :
KERANGKA KARANGAN

Topik   : Tempe bongkrek

             I.      PENDAHULUAN
I.I. Latar belakang masalah
Ø      Keracunan tempe bongkrek

I.2. Rumusan masalah
Ø      Apa itu tempe bongkrek
Ø      Bahaya tempe bongkrek
Ø      Kandungan zat dalam tempe bongkrek
Ø      Gejala keracunan tempe bongkrek

          II.      PEMBAHASAN
   2.1. Apa itu tempe bongkrek
Tempe yang dibuat dari ampas kelapa sangat berpeluang untuk terkontaminasi oleh bakteri Pseudomonas cocovenenans. Didalam tempe bongkrek, bakteri ini akan memproduksi toksin tahan panas yang menyebabkan keracunan pada orang yang mengkonsumsinya.

2.2. Bahaya tempe bongkrek
Ø      Menyebabkan keracunan
Ø      Hipoglikemi
Ø      Kematian

2.3. Kandungan zat dalam tempe bongkrek
Ø      Toksin
Ø      Asam bongkrek
Ø      Toxoflamin

2.4. gejala keracunan
Ø      Gejala timbul 18-36 jam setelah makan tempe bongkrek yang telahterkontaminasi
Ø      Gejala awal : Sakit tenggorokan, sakit kencing dan keluhan salurancerna
Ø      Gejala lanjut : Diplopia, ptosis, disartria, dan kelemahan sarafkranialis lainnya, diikuti dengan paralisis desendens progresif danakhirnya henti nafas
Ø      Mental tetap baik, sensorik baik
Ø      Pupil dilatasi, dan refleks cahaya (-)/normal
Ø      EMG : Konduksi normal, potensi aksi motor

       III.      PENUTUP
3.1. kesimpulan
            Toksin yang diproduksi P. cocovenenans ada 2, yaitu asam bongkrek (tidak berwarna, sejenis asam lemak tidak jenuh) dan toksoflavin (berwarna kuning, struktur mirip dengan riboflavin). Asam bongkrek memobilisasi glikogen didalam liver, menyebabkan hiperglikemi lalu hipoglikemi dan menghambat pembentukan ATP yang bisa menyebabkan kematian sementara toksoflavin menghasilkan hidrogen peroksida yang toksik terhadap sel. Menurut sitasi, asam bongkrek tetap bertahan didalam tempe bongkrek yang direbus ataupun yang digoreng, jadi tahan terhadap suhu diatas 180 derjt C.

   3.2. Saran
Tempe bongkrek sangat berbahaya bagi kesehatan, apalagi jika salah dalam pengolahan . Keberadaan asam bongkrek menyebabkan kapang tidak bisa tumbuh dengan baik, sehingga miselium kapang dipermukaan tempe bongkrek yang dicurigai mengandung asam bongkrek terlihat tipis. Jika mengandung toxoflavin, tempe bongkrek akan terlihat berwarna kuning (normalnya putih). Tapi, karena toksinnya yang sangat letal, sebaiknya hindari mengkonsumsi tempe bongkrek.

         IV.      DAFTAR PUSTAKA

  

TUMBUH KEMBANG JIWA USAHA MELALUI UPPKS ATAU UPPKA




Salah satu jalan keluar mengatasi kemiskinan adalah dengan menumbuhkan jiwa entrepreneurship di masyarakat. Terutama bagi mereka yang ingin meningkatkan kesejahteraan diri dan keluarganya dari masalah pengangguran dan kemiskinan.

Seseorang yang memiliki jiwa entrepreneurship atau kewirausahaan cenderung melakukan inovasi dan memanfaatkan segala sesuatu dari yang kurang mempunyai nilai utility menjadi lebih bernilai.

Menumbuhkan dan mengembangkan jiwa entrepreneurship atau kewirausahaan di kalangan keluarga di indonesia tidak mudah. Perlu semangad yang menggelora dan besar bagi calon-calon entrepreneurship serta bimbingan dari pemerintah dan kalangan pengusaha. Calon-calon entrepreneurship dituntut lebih kreatif memanfaatkan peluang.

Usaha mikro keluarga lebih dikenal di kalangan instansi keluarga berencana dengan sebutan usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera (UPPKS) atau usaha peningkatan pendapatan keluarga akseptor (UPPKA). Usaha ini merupakan wadah kegiatan ekonomi yang beranggotakan keluarga, terutama keluarga pra sejahtera (Pra S) dan keluarga sejahtera I (KS I). Sebagai upaya meningktkan usaha ekonomi produktif dalam upaya meningkatkan pendapatan keluarga kecil bahagia sejahtera.

Peningkatan kesejahteraan keluarga adalah upaya terpadu yang di lakukan pemerintah, masyarakat dan keluarga untuk membudayakan keluarga agar mempunyai kemampuan melakukan usaha produktif. Sehingga mampu meningkatkan taraf perekonomian keluarga yang mendukung tercapainya keluarga sejahtera. Upaya mewujudkan kelurga yang sejahtera di lakukan melalui pembentukan dan pembinaan kelompok UPPKS.

ORIENTASI PASAR
Kelompok UPPKS di harapkan menjadi kelompok usaha berorientasi pasar, berdaya saing dan berperan sebagai elemen pelaku ekonomi lokal. Keluarga-keluarga peserta atau yang belum menjadi peserta atau purna KB di harapkan bergabung dalam wadah UPPKS.

Sumber :
POSKOTA , 2 DESEMBER 2011